
School of Universe kembali sukses menyelenggarakan Literacy Fair 2025 pada Sabtu, 22 November 2025. Dengan mengusung tema “Menjelajah Imaji Merayakan Literasi, Glamour of Knowledge”, kegiatan tahunan ini menjadi momentum perayaan kreativitas, budaya membaca, dan penguatan karakter literasi di seluruh jenjang pendidikan School of Universe mulai dari Playgroup (PG), TK, SD, SMP hingga SMA.
Literacy Fair 2025 tidak hanya menampilkan karya siswa internal, namun juga turut melibatkan peserta dari sekolah lain dan masyarakat umum melalui berbagai lomba literasi yang seru dan edukatif. Seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan selama kurang lebih tiga bulan, dengan guru dan siswa konsisten menghasilkan karya terbaiknya yang kemudian dipamerkan pada acara puncak.
Puncak Perayaan Karya Literasi
Dalam Literacy Fair tahun ini, ratusan karya siswa dipresentasikan dalam berbagai bentuk, mulai dari Buku cerita, Puisi, Poster, Cerpen, Komik, Ilustrasi dan karya literasi lainnya. Semua karya ini menjadi bukti proses belajar yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik kreatif yang mampu dinikmati seluruh tamu undangan yang hadir.
Rangkaian Kegiatan Sebelum Puncak Acara
Literacy Fair 2025 merupakan puncak perjalanan literasi yang telah berjalan sejak awal tahun pelajaran. Sejumlah rangkaian kegiatan telah diselenggarakan sebelumnya, antara lain Kunjungan Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan Kabupaten Bogor, Program Gerobak Baca, Gerakan Membaca 15 Menit Setiap Hari, Berbagai lomba literasi internal dan eksternal serta Kegiatan literasi kreatif lainnya. Serangkaian program ini menjadi bagian dari komitmen School of Universe dalam menanamkan budaya literasi sebagai gaya hidup belajar, berpikir, dan berkarya.
Kehadiran Tokoh-Tokoh Nasional Penggerak Literasi
Yang menjadikan Literacy Fair 2025 semakin istimewa adalah kehadiran berbagai tokoh nasional yang memiliki konsen tinggi terhadap gerakan literasi di Indonesia. Di antaranya Prof. Anies Rasyid Baswedan, SE, MPP, Ph.D, yang hadir memberikan penguatan dan pesan mendalam mengenai esensi pendidikan dan perjuangan Almarhum Bang Lendo Novo, pendiri konsep Sekolah Alam. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan:“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar meresmikan museum, tetapi meneguhkan kembali jejak perjuangan seorang guru bangsa, Almarhum Bang Lendo Novo. Beliau menjadikan literasi bukan hanya membaca buku, tetapi membaca alam, membaca masyarakat, dan membaca diri sendiri…” Beliau juga menegaskan pentingnya pendidikan yang kembali pada fitrahnya sebagai taman yang menyenangkan, serta menekankan perlunya literasi digital sebagai bekal anak dalam menghadapi dunia baru yang serba digital.
Selengkapnya, pidato Prof. Anies dapat disimak melalui siaran langsung di kanal YouTube Lendo Novo Foundation.
Acara juga dihadiri sejumlah tokoh inspiratif lainnya, antara lain Dr. H. Syahganda Nainggolan, M.T. , Ibu Itje Chodidjah, MA (Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO 2021–2025), Dr. Dewi Utama Faizah, Founder Ayo Membaca Indonesia, Serta tokoh pemerintahan setempat, antara lain Walikota Bogor Bapak Dedi Abdurahim, MA, Bupati Bogor Bapak Rudi Susmanto, S.Si, Camat Parung Bapak Adinugraha, SSTP., MH., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Dr. Rusliandi, SSTP., M.Si., Kepala Desa Pamegarsari Bapak Dian Iskandar, S., Unsur Kepolisian dan TNI, serta pengawas pendidikan tingkat TK hingga SMA.
Tak kalah menarik, acara ini dipandu oleh Dik Doank, aktor, aktivis, seniman, dan pendiri sekolah alam Kandank Jurank Doank yang menambah keseruan suasana acara dengan gaya khasnya yang penuh energi positif.
Peresmian Museum Lendo Novo & GLAM
Pada kesempatan ini, juga dilakukan penandatanganan plakat peresmian Museum Lendo Novo, Monumen Taman Episentrum, serta GLAM (Gallery, Library, Archive and Museum) sebagai ruang edukasi baru yang diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi para pelaku pendidikan dan masyarakat luas.
Selain pameran karya siswa, kegiatan juga diisi dengan:
-
Talkshow bersama alumni School of Universe
-
Pameran karya literasi guru dan siswa
-
Diskusi inspiratif bersama tokoh-tokoh pendidikan
Komitmen Menguatkan Budaya Literasi
Literacy Fair 2025 menjadi bukti nyata komitmen School of Universe untuk menghadirkan pendidikan yang bukan hanya membangun kemampuan akademik, tetapi juga menumbuhkan karakter, kreativitas, serta keberanian berpendapat dan berkarya.
Melalui kegiatan tahunan ini, School of Universe berharap gerakan literasi terus bertumbuh, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi gerakan masyarakat luas demi melahirkan generasi pembaca, pemikir, dan pencipta perubahan.


